LOST, SHOOT AND SHARE. Fotografi Travel, oleh Tekno Bolang

Traveling  dan fotografi adalah dua hal yang rasanya sangat sulit sekali di pisahkan. Keduanya mempunyai keterkaitan satu sama lainnya. Salah satu list barang bawaan yang  harus di bawa ketika traveling adalah kamera.Banyak sekali jenis kamera yang beredar. Semuanya mempunyai spesifikasi dan fungsi yang hampir sama yakni merekam moment kedalam sebuah foto.

Sekarang ini banyak sekali bermunculan genre fotografi, namun travel fotografi mencakup hampir 80 persen dari genre-genre yang beredar. Sebutlah Landscape fotografi. Ketika kita sedang melakukan perjalanan mau tidak mau pasti yang kita abadikan adalah landscape yang sedang kita lihat.

Betapa indahnya negeri ini kita rekam dalam sebuah foto. Ada lagi Potrait fotografi, Wajah-wajah unik penghuni nusantara ini juga asik jika di rekam dalam sebuah bingkai foto, selain itu masih banyak lagi lainnya seperti arstitektur, makro, slow speed, dan lain sebagainya. Intinya, Fotografi travel mencakup banyak aspek yang hendak di abadikan dalam sebuah foto.

Ada 3 Fungsi penting dalam travel fotografi.

 1.      Documenting  your journey
Dalam fungsi ini travel fotografi berfungsi untuk mendokumentasikan perjalanan kita.
2.      Documenting  your story
Sebuahfoto yang dihasilkan dalam perjalanan akan bisa menceritakan kembali kejadian atau cerita apa yang terjadi selama perjalanan.
3.      Documenting your self
Dari semua fungsi, menurut saya ini yang terpenting hahaha. Dokumentasikan foto diri anda dalam sebuah foto perjalanan, seperti ketika berada di suatutempat yang akan sangat sulit sekali untuk kembali ke tempat tersebut, nah keberadaan foto diri sangatlah berharga.

Berikut beberapa tips yang mungkin bisa di ikuti ketika mempersiapkan sebuah foto perjalanan.

1.      Persiapan yang baik
Lakukan segala hal persiapan yang nantinya akan dibutuhkan dalam melakukan pemotretan selama perjalanan. Seperti peralatan dan lain sebagainya. Tidak kalah pentingnya lakukanlah riset kecil-kecilan, tentang daerah yang akan kita tuju. Tidak jarang daerah di nusantara ini yang masih mempunyai pantangan-pantangan yang harus di patuhi ketika kita hendak berkunjung ke daerah tersebut. Dengan melakukan persiapan sampai sedetil ini dijamin perjalanan dan proses membuat foto perjalanan kita dijamin lancar.

2.      Traveling  bukan hanya motreta lam.
Satu hal ini yang selalu saya ingat ketika sedang melakukan perjalanan. Dengan melakukan perjalanan sudah barang tentu kita akan bertemu dengan segala hal.

3.      Bawalah peralatan yang ringkas.
Travel fotografi berbeda dengan pemotretan yang sudah kita rancang sebelumnya.  Ketika melakukan perjalanan kita tidak tau apa yang akan terjadi di perjalanan nantinya. Tentu akan sangat merepotkan jika kita harus membawa banyak sekali peralatan fotografi.  Selain kamera saku yang  selalu standby  saya juga bekali diri selama perjalanan dengan sebuah DSLR dengan lensa yang juga ringkas. Keberadaan satu lensa untuk segala medan dan kondisi tentu akan sangat membantu sekali.

4.      Perkaya wawasan kita dengan melihat foto-foto indah tentang daerah yang menjadi tujuan kita. Banyak sekali foto-foto bagus  yang  beredar  di internet. Dengan melihat hasil foto yang baik, kita juga pasti akan terinspirasi dengan sendirinya.

5.      Bawalah selalu Tripod.
Mungkin bagi sebagian orang keberadaan tripod akan terlihat merepotkan, tapi melihat banyaknya fungsi dari barang ini saya selalu membawanya ketika sedang melakukan perjalanan. Seperti ketika kita bertemu dengan kondisi yang minim sekali cahaya, atau merekam keindahan matahari terbit dan terbenam, bahkan ketika melakukan ultra zoom padalensa super zoom  tentu keberadaan tripod sangat dibutuhkan. So, buat saya TRIPOD  is a must for travel Photo.

Sebuah foto  yang bagus itu asik, tapi akan lebih asik lagi ketika sebuah foto itu bisa bercerita. Selain tehnik dasar foto, kedisiplinan dan ketelitian juga sangat diperlukan. Tidak lucu kan mau berangkat hunting tapi baterai belum di charge atau kelupaan membawa memory card. Jadi persiapkanlah semuanya sebelum beranjak ke tempat tidur,  sehingga keesokan harinya ketika hendak memotret sunrise tidak grasak grusuk mempersiapkan segala hal.

“Owning a DSLR doesn’t make you a photographer, so Be a responsible Photographer and Enjoy your Trip.

Lost, Shoot and Share.

Tutorial ini saya copy paste dari email pribadi, tanpa menambahkan dan mengurangi teks & foto penulis. Semoga berkenan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s